Cara Mempercepat Website Dengan Mudah

Cara Mempercepat Website Dengan Mudah

redspiral.net Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Cara Mempercepat Website Dengan Mudah. Beberapa artikel yang akan kami sajikan untuk anda kali ini ,bisa sangat membantu apabila anda ingin mencari informasi yang berikaitan mengenai Cara Mempercepat Website Dengan Mudah Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Cara Mempercepat Website Dengan Mudah

Fakta Kecepatan Website
Sebelum memahami cara mempercepat website, kamu perlu mengetahui terlebih dulu beberapa fakta yang dilansir dari NeilPatel.com dan berbagai sumber berikut agar bisa memahami kenapa kamu harus mempelajari cara mempercepat website:

Kurang lebih 73% pengguna internet bermasalah dengan website yang lelet.Tidak sedikit pemilik website yang meremehkan loading page time di atas 3 detik. Padahal, angka ini menjadi 40% alasan mengapa pengunjung website memutuskan untuk meninggalkan website yang mereka tuju.

Time is money, website yang lebih lelet bisa mengurangi conversion rate hingga 7% setiap 1 detiknya.

Rata-rata waktu yang digunakan untuk membuka sebuah halaman website adalah sekitar 3.21 detik. Jauh lebih lama dari durasi yang dianjurkan.

Loading halaman web yang cepat dirasa penting oleh 52% pembeli online untuk mempertahankan loyalitas mereka terhadap website.

\Waktu normal yang rela habiskan oleh setidaknya 47% pengunjung website untuk menunggu loading halaman website adalah sekitar 2 detik.

Sekitar 90% pengguna ponsel meninggalkan website ketika menunggu loading halaman hingga 5 detik.

Bagaimana, kecepatan website ternyata bukan masalah sepele ‘kan? Entah sebagai personal blogger, pengembang website, atau pemilik bisnis yang turut mengelola website, kamu perlu memastikan kenyamanan pengunjung dengan menyiapkan website yang aman serta bisa diakses dengan cepat. Simak penjabaran mengenai cara mempercepat website berikut ini.

Cara Mempercepat Website
Inilah kunci yang bisa mengantarkanmu pada kecepatan website yang lebih tinggi. Siapa pun kamu, ketika membahas tentang cara mempercepat website, kamu tak perlu menjadi seorang IT handal untuk bisa melakukannya. Hal yang kamu perlukan adalah kemauan untuk belajar, perangkat untuk mengatur website, dan koneksi internet. Setelah itu, mari kita bahas cara mempercepat website satu per satu.

Cek Kecepatan
Cek terlebih dulu kecepatan website-mu di GTmetrix atau Google Page Speed Insights. Jangan senang dulu ketika melihat angka yang tinggi, karena nilai 100/100 memang agak tidak realistis. Tapi sebaliknya, kamu tak boleh pesimis jika nilai yang ditunjukkan kurang memuaskan.

Baca Juga :Fungsi Dari Domain XYZ

Pilihan Hosting
Apakah hosting memengaruhi kecepatan website juga? Tentu saja, karena kecepatan hosting bisa memengaruhi peningkatan peringkat SEO hingga nilai penjualan bisnis online milikmu. Oleh karena itu, Dewaweb meningkatkan standar kecepatan di semua server cloud hosting dengan hardware Intel Xeon Gold terbaru, LiteSpeed Cache, NVMe SSD U.2, dan berbagai teknologi optimasi terkini. Klik di sini untuk mengetahui jenis hosting apa yang cocok untukmu.

Tema Website
Kamu juga perlu memilih tema yang tepat agar bisa menghindari durasi loading page yang lambat. Gunakan tema website yang responsif dan ringan tapi tetap terlihat rapi. Sesuaikan tema dengan tujuan website-mu dan ingat, less is more. Berikut ini ada beberapa tema rekomendasi Dewaweb yang bisa kamu terapkan di website-mu.

Divi
Divi sepertinya sudah menjadi tema favorit yang acapkali digunakan para pemilik berbagai jenis website. Dikembangkan sejak Mei 2014, saat ini Divi sudah memperbarui versinya hingga Divi 4.0. Keunggulan tema yang satu ini adalah kemudahan mengatur halaman website hingga kecepatannya dalam merespon pengunjung website. Kamu bisa mendapatkan tema Divi dengan mengirimkan tiket ke Ninja Support setelah melakukan pembelian paket hosting minimal Warrior untuk satu tahun.

Twenty Twenty
Sama seperti tahun-tahun sebelunya, WordPress selalu memperbarui tema default-nya. Ini adalah tema bawaan WordPress untuk tahun 2020. Kamu bisa menggunakan tema dengan tampilan sederhana ini jika ingin tema yang simpel dan up-to-date.

Astra
Tema ini sangat cocok bagi kamu yang menggunakan website sebagai halaman untuk memajang hasil karya atau portfolio. Astra menawarkan kecepatan website lebih tinggi dengan menyediakan tema dengan ukuran kecil namun tetap terlihat fungsional dan menarik. Selain digunakan sebagai blog pribadi, Astra juga cocok kamu gunakan sebagai halaman utama toko online dengan menggunakan plugin WooCommerce.

Hestia
Hestia terlihat lebih kompleks ketimbang Astra, karena tema yang satu ini lebih cocok digunakan untuk membangun citra profesional. Tema ini cocok digunakan jika kamu hendak membuat website untuk bisnis startup, bisnis kecil, agensi, e-commerce hingga profil seorang freelancer. Kelebihan tema Hestia adalah desain modern yang juga kompatibel dengan page builder Elementor Pro, kamu pun bisa mendapatkan page builder ini melalui pembelian paket hosting minimal Warrior selama setahun.

Optimasi Ukuran Gambar
Setiap artikel yang kamu unggah selalu memerlukan gambar agar semakin mudah teroptimasi oleh SEO. Usai menggunakan tema yang tepat, jangan lupa lakukan optimasi juga terhadap gambar yang kamu unggah. Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk memperkecil gambar;

Manual
Cara ini bisa kamu lakukan sendiri dengan memperkecil ukuran piksel atau meng-compress gambar yang diunggah ke artikel. Kamu bisa menggunakan beberapa tools seperti Tiny JPG untuk memperkecil gambar, aplikasi PhotoScape untuk mengurangi ukuran piksel gambar, atau fitur edit foto yang dimiliki oleh WordPress.

Otomatis
Cara otomatis ini bisa sangat membantumu mengoptimasi gambar. Tapi sebelumnya, pastikan website-mu sudah menggunakan plugin LiteSpeed Cache yang sudah teraktivasi. Disebut otomatis karena kamu hanya perlu mengirimkan satu kali permintaan optimasi gambar ke pusat LiteSpeed, setelah itu gambar yang ada pada website-mu sudah teroptimasi secara otomatis.

Jika menggunakan WordPress, mungkin kamu sering melihat pemberitahuan ini di halaman utama CMS. Jangan terlalu sering menghiraukan pemberitahuan ini. Jika sedang tidak buru-buru, luangkan waktu sejenak untuk melakukan pengecekan terhadap plugin aktif di website-mu, karena pembaruan sistem dan plugin juga bisa memengaruhi kecepatan pada website pula.

Gunakan Widget Seperlunya
Sama seperti tema website, slogan less is more juga bisa kamu terapkan dalam penggunaan widget di website. Kamu tak perlu menaruh semua widget hingga website-mu terlihat penuh, sebab hal tersebut dapat merugikan kedua belah pihak, baik website maupun pengunjung, karena mereka akan kesulitan mengakses konten pada website. Selain itu, kamu tak perlu melakukan embed ke media sosial milikmu, cukup lampirkan logo yang disertai link ke media sosialmu.