Marketing Trends 2020 Marketing Trends 2020

redspiral.netPada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Marketing Trends 2020. Beberapa artikel yang akan kami sajikan untuk anda kali ini ,bisa sangat membantu apabila anda ingin mencari informasi yang berikaitan mengenai Marketing Trends 2020 Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Marketing Trends 2020

Marketing Trends 2020
Artificial Intelligence (AI)
AI sepertinya masih menjadi primadona di kalangan marketer. Lembaga riset, Gartner, bahkan telah memperkirakan bahwa di tahun 2020, teknologi AI akan digunakan oleh hampir semua produk software. Saat ini, setidaknya AI digunakan oleh para marketer untuk menyesuaikan iklan yang ditampilkan kepada target pasar secara online.

Selain itu, AI bisa digunakan juga untuk menganalisis perilaku konsumen dan menemukan pola terbaik. Lalu, AI juga berfungsi untuk mengoleksi data dari platform media sosial dan unggahan blog yang nantinya bisa digunakan untuk membantu bisnis mengetahui bagaimana para pelanggan bisa menemukan produk atau layanan mereka. Kamu bisa mulai menerapkan marketing trends ini dengan mempelajari metrik analisis terhadap website yang tersaji di Google Analytics. Berikut ini adalah alasan mengapa kamu membutuhkan AI yang sudah dirangkum oleh Habr.

Live Chat atau Chatbot
Apakah kamu pernah menggunakan fitur Ninja Support yang ada di website Dewaweb? Kalau belum pernah, kamu bisa mencobanya melalui dewaweb.com. Fitur Ninja Support yang dimiliki Dewaweb adalah marketing trends selanjutnya.

Berdasarkan penelitian dari Gartner, chatbot atau live chat akan mendominasi 85% dari seluruh komunikasi yang dijalankan oleh perusahaan dalam melakukan pemasaran. Artinya, komunikasi pintar yang bisa merespon pesan dengan cepat saat ini sudah menjadi tren yang patut dilirik oleh marketer di tahun 2020. Bagaimana dengan bisnismu, sudah mulai menerapkan teknik ini?

Personalisasi Iklan
Belum beranjak jauh dari pembahasan mengenai AI, personalisasi iklan saat ini juga sedang menjadi marketing trends yang bisa kamu terapkan melalui penggunaan hasil analisis data pelanggan. Tak hanya melalui website, kamu juga bisa melakukan analisis melalui data yang didapat dari hasil penayangan video iklan atau hasil engagement dari konten yang kamu unggah di berbagai platform media sosial.

Bertambahnya jumlah pemasar yang menggunakan teknologi AI membuat para pelanggan membutuhkan pendekatan yang lebih manusiawi ketimbang angka atau kalimat otomatis yang terdengar seperti robot. Ditambah lagi, survei Epsilon menyatakan bahwa 90% pengguna internet usia 18-64 tahun mengaku bahwa pendekatan personal lebih menarik bagi mereka. Tak kalah penting, penelitian yang sama juga menyebutkan bahwa 85% para konsumen lebih tertarik untuk berlangganan dengan perusahaan yang mampu menawarkan pengalaman yang bisa disesuaikan dengan penggunanya.

Video Marketing
Orang-orang tidak suka melihat sebuah iklan yang langsung ditampilkan ketika melihat sebuah unggahan. Oleh karena itu, kamu bisa menjembatani pesan iklan yang ingin kamu sampaikan dengan menarik perhatian para target sasaran dengan video marketing yang menarik. Tak perlu berdurasi panjang, kamu bisa mulai membuat video berdurasi 1-2 menit untuk memikat perhatian target sasaranmu.

Bicara soal target sasaran, kamu tak hanya bisa menujukan sasaran ke B2C saja, tapi melalui video marketing, iklanmu juga bisa ditujukan kepada relasi bisnis B2B. Pasalnya, penelitian Impact menunjukkan bahwa 65% manajer suatu perusahaan mengunjungi website yang dipromosikan dan 39% dari mereka menelepon vendor setelah diyakinkan oleh video marketing. For your information, video marketing tak melulu soal iklan, ada beberapa jenis video marketing yang bisa kamu buat, misalnya web series, live video, video tutorial, dan sejenisnya.

Influencer
Influencer adalah orang yang mampu menyebarkan pesan yang dituju oleh suatu brand kepada khalayak yang dimilikinya. Orang yang dipilih menjadi influencer adalah mereka dengan niche yang satu tipe dengan brand yang ingin beriklan. Contohnya, kalau bisnismu bergerak di bidang IT, kamu bisa menggunakan influencer yang sering membagikan konten bertema teknologi.

Beberapa alasan kuat mengapa kamu perlu menggunakan influencer untuk menjaring target pasar dari bisnismu adalah karena influencer menjadi marketing trends yang mulai meroket sejak pertengahan dekade lalu. Selain itu, pendekatan yang dilakukan akan terasa lebih personal ke target sasaran, karena kamu menawarkan ke orang-orang yang tepat dengan jumlah yang lebih banyak ketimbang mengiklankan di media sosial brand-mu sendiri. Bagaimana, menarik ‘kan?

Stories di Media Sosial
Mungkin kamu pernah menggunakan fitur ini sejak tahun 2013 ketika Snapchat dirilis secara umum. Sekitar tiga tahun setelahnya, Instagram turut merilis fitur sama yang dijuluki “Instagram Stories.” Perkembangan ini diikuti oleh WhatsApp, Facebook, Skype, lalu YouTube.

Kamu bisa menggunakan fitur yang disediakan oleh berbagai platform media sosial ini untuk memberikan sentuhan Fear of Missing Out (FOMO) pada target sasaranmu. Pasalnya, konten yang diunggah ke stories hanya akan bertahan selama kurang lebih 24 jam alias sementara sehingga para pengikut media sosial bisnismu harus lebih cepat jika ingin mendapatkan informasi yang mereka butuhkan dari bisnismu. Melalui fitur ini pula kamu bisa mendapatkan awareness, engagement, serta peningkatan traffic website (jika ada) yang disertai dengan biaya terjangkau karena kamu tak perlu mengeluarkan biaya tambahan jika mengunggah konten ke fitur story ini.

Konten Marketing akan Terus Mendominasi SEO
Berbagai website berlomba-lomba menaikkan peringkat konten mereka hingga mencapai posisi tertinggi di mesin pencari Google. Ternyata, konten yang mendominasi SEO masih menjadi salah satu marketing trends hingga tahun 2020. Tak boleh ketinggalan, kamu juga bisa menerapkan hal ini pada bisnismu.

Selain berguna untuk meningkatkan awareness bagi khalayak pengguna internet, konten marketing yang berkualitas juga bisa meningkatkan kredibilitas brand yang kamu kelola atau bisnis yang sedang kamu jalankan. Namun, Senior Analis Tren Webmaster Google, John Mueller, menyarankan untuk tidak terlalu terpaku pada peringkat SEO. Pasalnya, yang terpenting dalam mengejar peringkat SEO bukanlah algoritma mesin pencari, melainkan website yang cepat, link yang relevan, serta konten berbobot yang ditulis secara ideal.

Social Commerce
Jika sering mengakses media sosial Instagram melalui aplikasi mobile, seharusnya kamu pernah menemukan beberapa toko yang menjajakan produk mereka langsung di akun Instagram. Cara mengidentifikasinya mudah, ketika kamu mengunjungi profil tersebut, akan ada logo keranjang di sebelah kanan atas foto. Ketika kamu membuka foto tersebut dan mengetuk sekali pada gambar, akan ada nama produk dan harga produk yang ditampilkan.

Inilah salah satu marketing trends yang disebut dengan “Social Commerce” atau shopable posts yang sudah mulai diterapkan oleh Instagram, Facebook, Twitter, bahkan Pinterest. Meskipun sayangnya, beberapa platform media sosial ini sudah tenggelam dalam persaingan membuat social commerce di akun media sosial. Saat ini, kamu masih bisa menggunakan fitur ini di Instagram dengan mengaktifkan fitur Instagram Checkout jika akun bisnismu sudah diperbolehkan berjualan oleh Instagram.

User-Generated Content (UGC)
Semua orang ingin dikenal oleh orang lain, apalagi di media sosial yang tujuannya memang agar dikenal. Oleh karena itu, marketing trends yang satu ini bisa kamu gunakan sebagai sumber potensial teknik marketing kalau target pasarmu adalah orang-orang yang masuk dalam kategori generasi Milenial dan Gen Z. Secara tidak langsung, Kaesang Pangarep yang mempunyai beberapa bisnis makanan dan minuman sudah menerapkan cara ini sejak beberapa tahun lalu melalui media sosial Twitter.

Namun, teknik yang dilakukan Kaesang sepertinya hanya bisa optimal kalau akunmu sudah mempunyai banyak pengikut di media sosial. Jika belum, kamu bisa menerapkan program yang dilakukan produk action camera, GoPro, yaitu melakukan repost foto yang diambil oleh para pengikut menggunakan produk GoPro. Perusahaan asal Amerika ini sering kali mengunggah konten yang dibuat oleh para pengikutnya alias user-generated contents yang membuat akun media sosial GoPro mempunyai nilai engagement tinggi.

Baca Juga :Lebih Dekat Dan Menggunakan Gravatar

SERP Position Zero dan Knowledge Graph Box
Search Engine Result Page sudah seperti arena bertarung para website yang ingin menyuguhkan artikel atau konten paling berguna yang dapat menarik para pengunjung di mesin pencari, terutama Google. Ketika sebuah artikel sudah berada di peringkat teratas, kamu boleh berlega hati. Namun, saat ini para marketer dan pebisnis yang mengejar target SEO sudah mulai melirik posisi nol atau SERP position zero.

Tak jauh berbeda dari SERP, Knowledge Graph Box juga menjadi salah satu marketing trends yang akan diminati oleh para pemasar karena keandalan yang ditawarkan. Kalau kamu belum tahu, “Knowledge Graph Box” adalah kotak di sebelah kanan halaman SERP yang berisi ringkasan informasi yang kamu butuhkan ketika menggunakan mesin pencari, misalnya seperti gambar di bawah. Mempunyai konsep yang sama dengan SERP position zero, knowledge graph box juga menjadi takhta yang diidam-idamkan berbagai website.

Keamanan Website
Tidak kalah penting, ternyata keamanan website juga menjadi salah satu marketing trends yang masih diincar oleh para marketer dan pebisnis dalam melakukan promosi terhadap produk. Tentu saja karena kecepatan suatu website bisa memberi berbagai dampak positif bagi kredibilitas hingga kestabilan bisnis atau organisasi yang menggunakan website sebagai sarana komunikasi. Mulai dari kenyamanan pengunjung ketika mengakses website hingga kemudahan mesin pencari menganalisis kualitas SEO menjadi dua kelebihan yang ditawarkan oleh website yang cepat.

Ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan jika ingin mempunyai website yang cepat. Pertama, pastikan kamu telah memilih hosting yang tepat agar selalu bisa diandalkan, lalu gunakan plugin untuk mempercepat website agar kamu tak perlu repot-repot melakukan optimasi data pada website, dan jangan lupa carilah penyedia cloud hosting yang bisa membantumu 24/7 ketika kamu menghadapi masalah pada website. Selanjutnya, pastikan pula website-mu aman sehingga data yang tersimpan (baik datamu atau data pengunjung) tidak disalahgunakan oleh pihak yang tak bertanggung jawab.

Strategi Marketing Konten Visual SEO Strategi Marketing Konten Visual SEO

redspiral.net Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Strategi Marketing Konten Visual SEO. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Strategi Marketing Konten Visual SEO

Kalau kamu adalah seorang blogger, kamu perlu membaca panduan komprehensif tips SEO visual content marketing berikut. Aspek visual seperti gambar memang sangat krusial demi peningkatan pengunjung website-mu. Kalau kamu ingin membuat pembaca blog-mu bertahan lebih lama di website atau halaman artikelmu, kamu perlu memahami beberapa tips SEO berikut.

Tapi sebelum itu, tahukah kamu mengapa kamu membutuhkan durasi yang lebih lama bagi para pengunjung ketika berada di website-mu? Para ahli SEO menyatakan, lamanya pengunjung situs web mengakses suatu halaman akan menjadi faktor penentu bagi mesin telusur semacam Google untuk menaikkan peringkat website-mu di halaman hasil pencarian (SERP). Jika peringkatmu berhasil meningkat di mesin pencari Google, kamu bisa mendapatkan lebih banyak pengunjung website.

Selain itu, penelitian yang dilakukan oleh Microsoft juga menyatakan bahwa saat ini manusia mempunyai durasi fokus lebih rendah ketimbang dua dekade lalu. Di tahun 2000, rentang waktu manusia bisa berfokus yakni sekitar 12 detik. Angka ini terus menurun hingga pada tahun 2016 durasi manusia bisa berfokus hanya sekitar 8 detik.

Oleh karena itu, tidak heran kalau 73% pembuat konten merasa prioritas utama mereka memang lebih kepada penciptaan konten yang menarik secara visual. Bagaimana caranya? Gunakan tips SEO mengenai strategi konten visual berikut ini!

Tips SEO: Strategi Konten Visual
Buat Konten Gambarmu Sendiri
Buatlah konten visualmu sendiri. Saat ini sudah banyak aplikasi yang bisa kamu gunakan untuk desain gambar ilustrasi. Kamu juga bisa memotret dengan kameramu sendiri untuk dimasukkan ke dalam website-mu.

Tapi, kalau kamu tak punya aplikasi semacam Adobe Photoshop atau Adobe InDesign, tak perlu khawatir. Ada website yang bisa kamu akses sebagai online tool dalam membuat gambar dengan mudah tanpa memerlukan kemampuan teknis seperti desainer grafis, yaitu Canva. Melalui Canva, kamu hanya perlu mengerahkan kreativitasmu menggunakan berbagai fitur yang telah tersedia.

Canva adalah website desain grafis online gratis. Website ini punya banyak sekali template bagi setiap jenis konten visual yang ingin kamu buat. Mulai dari selebaran dan sampul CD hingga CV dan kartu pos, Canva juga menawarkan perpustakaan gambar yang dilengkapi dengan filter gambar. Jangan takut dulu, penggunaannya mudah kok.

Gunakan Free-Royalty Photo Stock
Saat ini, ada banyak sekali website stok foto yang free-royalty. Maksud dari free-royalty adalah, kamu bisa menggunakan gambar tanpa harus membayar sejumlah uang atau penulisan creative common (cc) untuk hak gunanya alias cc 0 (cc zero).

Salah satu website yang menampung banyak free-royalty images adalah Unsplash. Unsplash lebih banyak menyediakan foto yang artistik dengan sentuhan filter sederhana nan menarik. Gambar-gambar pada website ini cocok untuk mencari konten visual yang akan digunakan oleh blogger fashion, interior design, atau sekadar blog personal. Kalau kamu ingin menyamakan tema warna dari foto untuk ditaruh ke template website-mu dengan warna tertentu, kamu bisa menggunakan filter untuk menyaring pencarian berdasarkan warna.

Ingin tahu lebih banyak lagi website semacam ini? Klik link ini 20 Website Stock Photo Gratis untuk melihat website free-royalty images ya!

Buat infografik
Tips SEO selanjutnya adalah untuk kamu yang membuat unggahan artikel informatif berisi data atau fakta singkat. Tahukah kamu bahwa akan lebih baik jika kamu menambahkan infografik, daripada hanya menyajikan ratusan hingga ribuan kata. Pasalnya, kamu pasti tak mau membuat pengunjung website-mu bosan dengan apa yang mereka baca.

Baca Juga :Setup PHP Webserver CWP di VPS CentOS

Tambahkan Screenshot Bila Memungkinkan
Kalau kamu membuat sebuah konten yang bersifat teknis atau dalam bentuk tutorial, cobalah untuk melampirkan beberapa tangkapan layar berdasarkan langkah yang kamu jabarkan. Tujuannya, agar para pembacamu lebih dimudahkan ketika memahami langkah-langkah tersebut. Selain itu, website-mu juga bisa mendapat tambahan view duration dari para pembaca yang mengamati gambar unggahanmu dengan saksama.

Agar kamu tak kebingungan melakukan tips SEO yang satu ini, berikut ada cara mengambil tangkapan layar (screenshot) dari dua operasi sistem komputer, yaitu MacOS dan Windows:

MacOS: Tekan tombol Command, Shift dan 4 secara bersamaan. Gambar akan langsung tersimpan di layar desktop-mu.

Windows: Tekan tombol berlogo Windows dan PrintScreen [PrtScr] secara bersamaan.

Ada banyak cara lain untuk mengambil tangkapan layar pada layar komputer atau laptopmu. Jika tak bisa menjalankan langkah di atas, kamu bisa mencari caranya sendiri di internet. Biasanya, kamu akan menemukan informasi berupa shortcut, website, atau aplikasi yang bisa digunakan untuk menangkap layar komputer atau laptop.

Gunakan Mim Menarik
Meme (mim) adalah ide, perilaku, atau gaya yang menyebar dari satu orang ke orang lain dalam sebuah budaya. Mengingat saat ini segala hal sudah dapat diunggah secara digital ke media sosial, mim seringkali dibuat dalam bentuk gambar orang atau ekspresi dan biasanya dibuat dengan tujuan menghibur atau menyinggung perilaku manusia di lingkungan sosial. Mim bisa berupa gambar visual atau video.

Tambahkan GIF Atraktif
Graphic Interchange Format (GIF) adalah gambar yang bisa bergerak karena GIF terdiri dari beberapa frame gambar yang disatukan. Kamu bisa menemukan koleksi GIF dari website GIPHY, cukup melakukan salin-tempel (copy-paste) ke draft artikel yang sedang kamu buat. Biasanya, tips SEO ini bisa kamu gunakan untuk meringankan pernyataan agar tak terlihat terlalu serius, misalnya menyertakan GIF setelah membahas tutorial seperti GIF berikut.

Masukkan Video
Selain untuk menambahkan durasi pengunjung berada di halaman website-mu, kamu juga bisa menggunakan langkah ini untuk menaikkan peringkat website-mu di Search Engine Result Page (SERP). Pasalnya, kamu baru saja berhasil menambahkan potensi untuk menaikkan nilai Domain Authority (DA) untuk domain website-mu. Jangan lupa, pastikan videonya tetap relevan dengan artikelmu, ya!

Cara Memasukkan Embed Video YouTube ke WordPress
Klik “Share” yang ada di bawah video YouTube yang hendak kamu lampirkan ke artikelmu. Kemudian, pilih “Embed” hingga muncul tampilan berikut.

Setelah itu, salin link yang tersedia di sebelah kanan video seperti pada gambar di atas dan tempelkan (paste) link pada draft artikel. Tapi sebelumnya, ubah preferensi tampilan di sebelah kanan atas kotak tulisan, dari “Visual” menjadi “Text.” Selipkan di posisi yang kamu inginkan lalu tempel kode embed tadi.

Setup PHP Webserver CWP di VPS CentOS Setup PHP Webserver CWP di VPS CentOS

redspiral.net Salah satu penyedia web hosting yang banyak dikenal adalah Cent OS,dan salah satu website yang bisa kita gunakan sebagai databasenya adalah based on PHP system database,Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Setup PHP Webserver CWP di VPS CentOS. Beberapa artikel yang akan kami sajikan untuk anda kali ini ,bisa sangat membantu apabila anda ingin mencari informasi yang berikaitan mengenai Setup PHP Webserver CWP di VPS CentOS. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Setup PHP Webserver CWP di VPS CentOS

Apa itu CWP
Adalah Free Web Hosting Control Panel yang didesain mudah untuk di manage, dapat digunakan untuk Dedicated Server / VPS.CentOS Web Panel (CWP) sama seperti cPanel, yang membedakannya adalah cPanel berbayar, sedangkan CWP gratis.CWP dengan versi sekarang 0.9.8.847 sudah sangat stabil dibandingkan sebelumnya. Juga sudah tersedia Softaculous, Cloud Linux & cPanel Migration to CWP.

Fitur
CWP menyediakan beberapa fitur dibawah ini:

Web Server (Apache, Nginx, LiteSpeed) LiteSpeed free hanya untuk 30 hari saja.
PHP (PHP Switcher, PHP.ini per user account).
User Management (Add, Edit, Remove user, Shell Access, User Monitoring, FTP).
DNS (FreeDNS, Add, Edit, Remove DNS Zone, Easy DNS Zone Manage).
Email (Postfix, Dovecot, Mailboxes, Forwarders, AntiSpam & AntiVirus).
Security (CSF Firewall, CageFS, SSL Certificates, ModSec & OWASP Rules)
System (Auto-fix Configuration, Services Status, Hardware & Software Info, Disk Detail).
MySQL (MySQL Database Management, Local or Remote Access User, PHPMyAdmin).
Persiapan
Sebelum melakukan instalasi, kamu harus memiliki beberapa persiapan dan persyaratan (requirements) di bawah ini.

VPS dengan OS CentOS 7.
Putty untuk pengguna Windows dan Terminal untuk pengguna Linux/Mac.
Hardware: 31bit Server – 512MB RAM, HDD 10GB.
Instalasi
Step 1 – Download CWP
Login sebagai root ke VPS Kamu, kemudian Download CWP dengan menggunakan command di bawah ini.

$ cd /usr/local/src/
$ wget http://centos-webpanel.com/cwp-el7-latest

Step 2 – Install CWP
Jika sudah download installer CWPnya, silakan gunakan command di bawah untuk melakukan instalasinya.

$ sh cwp-el7-latest

Step 3 – Instalasi Selesai
Saat instalasi CWP selesai, akan di infokan password MySQL Password, kemudian diperlukan reboot server.

$ reboot
Login ke CWP Admin melalui IP:2030. Dan di bawah ini adalah tampilan dari Admin Interfacenya.

Setup Web Server
Sebelum itu, diperlukan menentukan web server terlebih dahulu.

Select Webservers

Ke menu WebServer Settings -> Select WebServers. Pilih WebServer yang kamu minati atau kamu inginkan.

Ada 3 kolom; webserver, port used dan performances.

Di sini kami memilih Nginx & Apache. Apache sebagai back-end webserver dan Nginx dijadikan sebagai main webserver. Ceklis dan klik Save & Rebuild Configuration.

Setting PHP Version
Setelah melakukan pemilihan WebServer, maka perlu setting PHP yang sesuai dengan kebutuhan website kamu.

PHP Selector
Ke menu PHP Settings -> PHP Version Switcher, pilih versi PHP yang kamu inginkan dan pilih extension yang ingin di-install, kemudian scroll ke bawah dan klik save & build.

Akan muncul info di bawah ini yang menandakan server sedang melakukan instalasi dan switch ke PHP 7 yang berjalan di background. Jadi kamu tidak perlu standby untuk menunggu prosesnya selesai, cukup monitoring sesuai informasi yang diberikan utk melihat prosesnya.

PHP Compiler Started in Background. You can monitor PHP rebuild from the console using command:

$ tail -f /var/log/php-rebuild.log
Lama atau tidaknya proses tergantung dari spesifikasi VPS yang kamu miliki. Jika kamu tail -f dan menunggu prosesnya, kalau prosesnya sudah selesai akan seperti di bawah ini.

Instalasi SSL
Supaya website lebih secure dan mendapatkan SEO yang bagus di mata search engine sekaligus mendapatkan kepercayaan lebih dari para visitor, maka diperlukan SSL.

Ke menu WebServer Settings -> SSL Certificates. Pilih user dan nama domain yang ingin di install SSL.

Pastikan bahwa A records untuk www dan non-www domain kamu sudah mengarah ke IP VPS, cara memastikannya kamu bisa coba ping melalui terminal ataupun melalui command prompt.

$ ping cwp.dewiweb.net
$ ping www.cwp.dewiweb.net
Jika ada reply dari IP VPS, maka artinya sudah mengarah. Kalau ingin mass install, ceklis pada All Domain of all accounts, kemudian klik Install SSL.

Kalau instalasinya sukses, di pojok kanan atas akan muncul notif berwarna hijau “Installation successful”, kemudian cek juga pada SSLShopper.

Baca Juga :Pindah Website Dari cPanel Ke CWP

Email : pada alamat email bisa di-isikan dengan alamat email kamu yang valid, karena berguna untuk menerima notifikasi mengenai user account yang kamu buat.

Package : kamu harus setup terlebih dahulu jika ingin custom, pilihan default adalah bawaan dari CWP.

Inode : adalah jumlah keseluruhan berupa file, email dan informasi apapun yang ada di user account kamu, semua digabung dan dijumlahkan, biasanya pada pihak hosting minimal 150.000 inodes, namun di sini kamu bisa membuatnya menjadi unlimited.

Process limit : tidak bisa dibuat menjadi unlimited. Jadi di sini kami menggunakan defaultnya, yaitu 40.

Open files : adalah dimana kamu bisa membuka banyak tab untuk file-file yang ada di user account.

Backup : untuk mengaktifkan fitur backup pada user account.

Shell Access : supaya user account bisa login melalui Shell Access SSH.

AutoSSL : supaya bisa langsung terinstall SSL secara otomatis dan auto-renew per-90 hari secara otomatis. Karena yang digunakan adalah LetsEncrypt SSL.

Jika sudah yakin, klik Create untuk melanjutkan prosesnya.Coba untuk akses nama domain yang sebelumnya ditambahkan untuk mengetahui apakah sudah terpointing atau belum, jika sudah maka akan tampil halaman defaultnya.

User Management
Untuk login sebagai user account, akses ke http://domain.tld:2083 atau http://ipserver:2083, masukkan username dan password. Kemudian di bawah ini adalah tampilan dari panel user.

Install WordPress
Ke menu Addons -> WordPress. Kemudian isi form seperti biasa, sesuai dengan kebutuhan kamu.

Choose Protocol : kalau sudah instalasi ssl, bisa gunakan HTTPS.

Choose Domain : pilih domain yang ingin di install WordPress.

In Directory : jika tidak ingin di install di dalam directory document root domain, maka kosongkan saja.

Select Language : sesuaikan dengan kebutuhan.

Database, User dan Password : isi sesuai keinginan atau biarkan secara default.Jika sudah yakin, klik Install. Tunggu beberapa saat, dan akses kembali websitenya.Setup WordPress seperti biasa kemudian klik Install WordPress.

Cara Mempercepat Website Dengan Mudah Cara Mempercepat Website Dengan Mudah

redspiral.net Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Cara Mempercepat Website Dengan Mudah. Beberapa artikel yang akan kami sajikan untuk anda kali ini ,bisa sangat membantu apabila anda ingin mencari informasi yang berikaitan mengenai Cara Mempercepat Website Dengan Mudah Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Cara Mempercepat Website Dengan Mudah

Fakta Kecepatan Website
Sebelum memahami cara mempercepat website, kamu perlu mengetahui terlebih dulu beberapa fakta yang dilansir dari NeilPatel.com dan berbagai sumber berikut agar bisa memahami kenapa kamu harus mempelajari cara mempercepat website:

Kurang lebih 73% pengguna internet bermasalah dengan website yang lelet.Tidak sedikit pemilik website yang meremehkan loading page time di atas 3 detik. Padahal, angka ini menjadi 40% alasan mengapa pengunjung website memutuskan untuk meninggalkan website yang mereka tuju.

Time is money, website yang lebih lelet bisa mengurangi conversion rate hingga 7% setiap 1 detiknya.

Rata-rata waktu yang digunakan untuk membuka sebuah halaman website adalah sekitar 3.21 detik. Jauh lebih lama dari durasi yang dianjurkan.

Loading halaman web yang cepat dirasa penting oleh 52% pembeli online untuk mempertahankan loyalitas mereka terhadap website.

\Waktu normal yang rela habiskan oleh setidaknya 47% pengunjung website untuk menunggu loading halaman website adalah sekitar 2 detik.

Sekitar 90% pengguna ponsel meninggalkan website ketika menunggu loading halaman hingga 5 detik.

Bagaimana, kecepatan website ternyata bukan masalah sepele ‘kan? Entah sebagai personal blogger, pengembang website, atau pemilik bisnis yang turut mengelola website, kamu perlu memastikan kenyamanan pengunjung dengan menyiapkan website yang aman serta bisa diakses dengan cepat. Simak penjabaran mengenai cara mempercepat website berikut ini.

Cara Mempercepat Website
Inilah kunci yang bisa mengantarkanmu pada kecepatan website yang lebih tinggi. Siapa pun kamu, ketika membahas tentang cara mempercepat website, kamu tak perlu menjadi seorang IT handal untuk bisa melakukannya. Hal yang kamu perlukan adalah kemauan untuk belajar, perangkat untuk mengatur website, dan koneksi internet. Setelah itu, mari kita bahas cara mempercepat website satu per satu.

Cek Kecepatan
Cek terlebih dulu kecepatan website-mu di GTmetrix atau Google Page Speed Insights. Jangan senang dulu ketika melihat angka yang tinggi, karena nilai 100/100 memang agak tidak realistis. Tapi sebaliknya, kamu tak boleh pesimis jika nilai yang ditunjukkan kurang memuaskan.

Baca Juga :Fungsi Dari Domain XYZ

Pilihan Hosting
Apakah hosting memengaruhi kecepatan website juga? Tentu saja, karena kecepatan hosting bisa memengaruhi peningkatan peringkat SEO hingga nilai penjualan bisnis online milikmu. Oleh karena itu, Dewaweb meningkatkan standar kecepatan di semua server cloud hosting dengan hardware Intel Xeon Gold terbaru, LiteSpeed Cache, NVMe SSD U.2, dan berbagai teknologi optimasi terkini. Klik di sini untuk mengetahui jenis hosting apa yang cocok untukmu.

Tema Website
Kamu juga perlu memilih tema yang tepat agar bisa menghindari durasi loading page yang lambat. Gunakan tema website yang responsif dan ringan tapi tetap terlihat rapi. Sesuaikan tema dengan tujuan website-mu dan ingat, less is more. Berikut ini ada beberapa tema rekomendasi Dewaweb yang bisa kamu terapkan di website-mu.

Divi
Divi sepertinya sudah menjadi tema favorit yang acapkali digunakan para pemilik berbagai jenis website. Dikembangkan sejak Mei 2014, saat ini Divi sudah memperbarui versinya hingga Divi 4.0. Keunggulan tema yang satu ini adalah kemudahan mengatur halaman website hingga kecepatannya dalam merespon pengunjung website. Kamu bisa mendapatkan tema Divi dengan mengirimkan tiket ke Ninja Support setelah melakukan pembelian paket hosting minimal Warrior untuk satu tahun.

Twenty Twenty
Sama seperti tahun-tahun sebelunya, WordPress selalu memperbarui tema default-nya. Ini adalah tema bawaan WordPress untuk tahun 2020. Kamu bisa menggunakan tema dengan tampilan sederhana ini jika ingin tema yang simpel dan up-to-date.

Astra
Tema ini sangat cocok bagi kamu yang menggunakan website sebagai halaman untuk memajang hasil karya atau portfolio. Astra menawarkan kecepatan website lebih tinggi dengan menyediakan tema dengan ukuran kecil namun tetap terlihat fungsional dan menarik. Selain digunakan sebagai blog pribadi, Astra juga cocok kamu gunakan sebagai halaman utama toko online dengan menggunakan plugin WooCommerce.

Hestia
Hestia terlihat lebih kompleks ketimbang Astra, karena tema yang satu ini lebih cocok digunakan untuk membangun citra profesional. Tema ini cocok digunakan jika kamu hendak membuat website untuk bisnis startup, bisnis kecil, agensi, e-commerce hingga profil seorang freelancer. Kelebihan tema Hestia adalah desain modern yang juga kompatibel dengan page builder Elementor Pro, kamu pun bisa mendapatkan page builder ini melalui pembelian paket hosting minimal Warrior selama setahun.

Optimasi Ukuran Gambar
Setiap artikel yang kamu unggah selalu memerlukan gambar agar semakin mudah teroptimasi oleh SEO. Usai menggunakan tema yang tepat, jangan lupa lakukan optimasi juga terhadap gambar yang kamu unggah. Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk memperkecil gambar;

Manual
Cara ini bisa kamu lakukan sendiri dengan memperkecil ukuran piksel atau meng-compress gambar yang diunggah ke artikel. Kamu bisa menggunakan beberapa tools seperti Tiny JPG untuk memperkecil gambar, aplikasi PhotoScape untuk mengurangi ukuran piksel gambar, atau fitur edit foto yang dimiliki oleh WordPress.

Otomatis
Cara otomatis ini bisa sangat membantumu mengoptimasi gambar. Tapi sebelumnya, pastikan website-mu sudah menggunakan plugin LiteSpeed Cache yang sudah teraktivasi. Disebut otomatis karena kamu hanya perlu mengirimkan satu kali permintaan optimasi gambar ke pusat LiteSpeed, setelah itu gambar yang ada pada website-mu sudah teroptimasi secara otomatis.

Jika menggunakan WordPress, mungkin kamu sering melihat pemberitahuan ini di halaman utama CMS. Jangan terlalu sering menghiraukan pemberitahuan ini. Jika sedang tidak buru-buru, luangkan waktu sejenak untuk melakukan pengecekan terhadap plugin aktif di website-mu, karena pembaruan sistem dan plugin juga bisa memengaruhi kecepatan pada website pula.

Gunakan Widget Seperlunya
Sama seperti tema website, slogan less is more juga bisa kamu terapkan dalam penggunaan widget di website. Kamu tak perlu menaruh semua widget hingga website-mu terlihat penuh, sebab hal tersebut dapat merugikan kedua belah pihak, baik website maupun pengunjung, karena mereka akan kesulitan mengakses konten pada website. Selain itu, kamu tak perlu melakukan embed ke media sosial milikmu, cukup lampirkan logo yang disertai link ke media sosialmu.

Fungsi Dari Domain XYZ Fungsi Dari Domain XYZ

redspiral.net Seperti ‘.com’ atau ‘.co’ ,’xyz’ adalah salah satu dari bagian dari nama dari domain,kira kira apa bedanya dan apa spesialnya? Beberapa artikel yang akan kami sajikan untuk anda kali ini ,bisa sangat membantu apabila anda ingin mencari informasi yang berikaitan mengenai Fungsi Dari Domain XYZ. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Fungsi Dari Domain XYZ

Apa Hubungan Website dengan Domain?
Website dengan domain adalah hal yang hampir tak dapat terpisahkan. Kamu bisa membaca penjelasannya dari sini. Singkatnya, website adalah sebuah alamat IP yang berisi informasi berupa tulisan, gambar, video, atau audio dalam bentuk halaman web. Mengingat alamat IP terdiri dari banyak angka biner, kita membutuhkan “topeng” untuk menggantikan alamat tersebut, inilah yang disebut dengan domain.

Agar dapat mengganti alamat IP, kamu bisa mendaftarkan nama domain yang nantinya akan menjadi alamat website kamu. Pendaftaran nama domain biasanya dilakukan melalui layanan cloud hosting. Jika sebuah nama domain sudah digunakan oleh website tertentu, maka kamu tidak dapat menggunakan nama domain tersebut. Oleh karena itu, kamu butuh nama dan ekstensi yang unik agar bisa menciptakan alamat website yang ringkas dan unik agar mudah diingat.

Apakah Saya Membutuhkan Website?
Ini adalah jawaban dari pertanyaan di paragraf kedua. Ya, tentu kamu membutuhkan website. Ada berbagai fungsi yang bisa kamu dapatkan jika kamu menggunakan website sebagai media berkomunikasi dengan audiensmu di internet. Audiens di sini belum tentu mereka yang hanya mengalami komunikasi searah denganmu, tapi bisa juga mereka yang mengecek website-mu untuk tujuan penilaian, seperti guru, dosen, atau HRD.

Sebagai marketer, kamu memerlukan website untuk melakukan promosi atau menjalankan campaign perusahaan. Tak berbeda jauh, kamu juga perlu website jika ingin membangun awareness atau meningkatkan leads dari klien agensi periklanan yang kamu urus. Baik pemula di dunia bisnis atau pemilik bisnis startup, kamu juga tetap membutuhkan website untuk membangun profil brand hingga dapat meningkatkan brand awareness di mata target sasaran. Begitu pula freelancer atau mahasiswa yang tidak terikat oleh suatu perusahaan, kamu memerlukan website untuk menciptakan persona di internet sehingga dapat memudahkanmu ketika mencari kerja dengan memajang hasil karya milikmu yang bisa menjadi portfolio, akan lebih baik lagi kalau website-mu bisa didapat dengan menggunakan promo domain dan hosting.

Struktur Domain
Setelah memahami bahwa hampir setiap jenis profesi membutuhkan website, kini kamu bisa mulai mempelajari bagaimana domain dibentuk, setelah itu kita akan membahas mengenai promo domain .Terdiri dari tiga bagian, domain merupakan gabungan dari Top-Level Domain (TLD), Second-Level Domain (SLD), dan Third-Level Domain (3LD). Sebelum menemukan promo domain, pelajari dulu struktur domain berikut.

Top-Level Domain merupakan ekstensi yang terletak di akhir nama domain. Setidaknya, ada dua jenis TLD yang sering kita temui di internet, yaitu generic TLD (gTLD), salah satu TLD umum yang sudah digunakan oleh banyak website di seluruh dunia, seperti .com, .org, .gov, .edu, .net, dsb.. Jenis TLD lainnya adalah country code TLD (ccTLD) atau TLD yang sering dipakai untuk mendeskripsikan dari mana website tersebut berasal, misalnya .co.id untuk ekstensi domain website yang berasal dari Indonesia.

Second-Level Domain alias SLD merupakan nama domain yang terletak di depan ekstensi domain atau TLD. Mengingat penggunaan ekstensi gTLD sudah merajalela, sepertinya kamu akan kesulitan menemukan nama yang singkat dan unik untuk website-mu. Tapi tenang saja, ekstensi domain .XYZ menawarkan nama premium yang bisa kamu gunakan untuk membuat nama website unik tanpa perlu menggunakan SLD yang panjang. Ditambah lagi, domain .XYZ masih melangsungkan promo domain hingga Januari 2020, tunggu informasi selengkapnya setelah ini, ya!

Meski struktur yang satu ini dijelaskan di akhir, tapi letaknya berada di awal nama domain, lho! Yap, Third-Level Domain (3LD) acap kali disebut dengan “subdomain” atau awalan nama sebuah domain. Subdomain berfungsi untuk menunjukkan alamat sebuah halaman pada website. Sama halnya seperti menunjukkan sebuah daerah yang lebih detail, subdomain bisa digunakan untuk menuju ke halaman tertentu, seperti formulir pendaftaran, halaman blog, atau halaman mobile untuk website yang lebih ramah ponsel. Contohnya, “blog.namadomainsaya.xyz” untuk mengunjungi halaman blog dari website-mu yang menggunakan ekstensi domain .XYZ atau register.namadomainsaya.xyz untuk mengunjungi halaman pendaftaran dari namadomainsaya.xyz.

Baca Juga :Yuk Kenal Lebih Dekat Dengan Hosting

Top-Level Domain .XYZ
Jika kamu sering melihat ekstensi .com sering digunakan sebagai website bisnis ketimbang untuk organisasi, berbeda dengan domain .XYZ yang bisa diterapkan oleh segala jenis nama domain. Contoh lainnya adalah .org yang hingga saat ini sering digunakan untuk menamai website organisasi. Tapi dengan menggunakan domain .XYZ, kamu bisa menggunakan nama unik untuk keduanya; bisnis maupun organisasi.

Ekstensi unik yang dibuat pada Juni 2014 ini dikembangkan oleh Daniel Negari di Amerika Serikat. Ekstensi domain .XYZ yang merupakan akhiran dari susunan alfabet dibuat dengan tujuan agar setiap orang dapat lebih mudah mengingat akhiran domain berekstensi .XYZ cukup dengan mengingat tiga huruf terakhir dari susunan alfabet. Selain itu, ekstensi domain .XYZ juga mewakili ketiga generasi yang lahir mulai tahun 1960an hingga 2000an.

Sebelum menentukan apakah domain .XYZ penting untukmu hingga kamu perlu menggunakan promo domain, berikut ini ada beberapa faktor yang bisa kamu pahami terlebih dulu.

Nama domain yang mudah diingat
Mengingat penggunaan nama domain .XYZ masih terbilang sedikit, kamu bisa menggunakan kesempatan ini untuk mendaftarkan nama domain unik sesuai keinginanmu. Ditambah lagi, jika nama domain pilihanmu diakhiri dengan ekstensi yang unik, para pengunjung bisa mengingatnya dengan mudah!

Sudah terindeks Google
Di awal kemunculannya, jika kamu mencoba membuka website dengan ekstensi domain .XYZ, kamu akan dialihkan ke halaman pencarian Google. Berbeda dengan sekarang, di mana kamu bisa segera mengakses halaman website berekstensi domain .XYZ ketika mengetikannya di mesin pencari Google.

Masih agak asing
Meski dengan penggunaan nama domain yang sedikit kamu bisa mendaftarkan nama domain premium, tapi kamu juga harus menerima fakta bahwa domain .XYZ belum seterkenal gTLD, alias masih asing di telinga orang awam. Tapi, jangan jadikan ini sebagai hambatan ya, dare to be creative and unique!

Yuk Kenal Lebih Dekat Dengan Hosting Yuk Kenal Lebih Dekat Dengan Hosting

redspiral.net Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Yuk Kenal Lebih Dekat Dengan Hosting. Beberapa artikel yang akan kami sajikan untuk anda kali ini ,bisa sangat membantu apabila anda ingin mencari informasi yang berikaitan mengenai Yuk Kenal Lebih Dekat Dengan Hosting .Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Yuk Kenal Lebih Dekat Dengan Hosting

Hosting adalah…
Bayangkan sebuah alamat bernama “Jalan Mangga nomor 2.” Dulu, bangunan yang terdapat pada alamat tersebut adalah sebuah toko kelontong yang saat ini sudah menjadi rumah yang dibagi menjadi beberapa ruangan. Tidak peduli apapun bangunan yang terdapat di sana, daerah ini akan tetap dinamakan sebagai “Jalan Mangga nomor 2.”

“Jalan Mangga nomor 2” bisa kamu pahami sebagai domain, atau nama yang menggantikan alamat IP alias rangkaian angka biner yang dipakai untuk mengidentifikasi perangkat yang terhubung ke jaringan internet. Domain adalah nama yang kamu tulis di address bar dalam browser. Sama seperti alamat pada umumnya, domain merupakan alamat yang bisa diketik untuk mengunjungi “rumahmu.”

“Rumahmu” di sini berarti website. Yap, rumah yang dibagi menjadi beberapa ruangan seperti disebutkan di atas adalah website yang mempunyai beberapa subdomain. Subdomain secara sederhana dapat diartikan sebagai domain tambahan dari nama domain induk. Website sendiri merupakan sekumpulan informasi berupa halaman web yang dapat diakses lewat jalur internet. Setiap orang di berbagai tempat dan segala waktu bisa mengaksesnya selama mereka terhubung secara online lewat jaringan internet.

Alamat website yang berisi halaman-halaman ini harus berada dalam suatu wadah agar bisa menjalankan tugasnya. Sama seperti rumah, website membutuhkan platform agar dapat dibangun. Platform yang dimaksud adalah kapasitas memori untuk menyimpan pengaturan, media, serta konten dalam bentuk tulisan. Wadah inilah yang dianggap sebagai “developer rumah,” yaitu hosting.

Jenis-jenis Hosting
Sama seperti developer rumah, tugas penyedia layanan hosting adalah untuk menyediakan alamat dan lahan yang dilengkapi dengan cara membuat website sehingga bisa kamu gunakan untuk membangun website sampai dapat digunakan. Sesuai dengan kebutuhan dan tujuanmu membuat website, setidaknya ada empat jenis hosting yang bisa kamu pahami berikut ini:

Shared Hosting
Shared hosting adalah salah satu layanan hosting tradisional yang membagi satu server untuk beberapa pengguna sekaligus, tergantung kekuatan server. Kelebihan layanan hosting yang satu ini, harganya sangat terjangkau karena kamu seperti membayar sewa server secara patungan dengan para pengguna lain. Sayangnya, jika website-mu atau website pengguna lain di server yang sama sedang mendapat traffic tinggi, website milik pengguna hosting dari server yang sama akan mengalami “kemacetan” atau loading page yang lelet. Selain itu, jika sebuah server mengalami kerusakan, penyedia hosting memerlukan waktu yang belum dapat ditentukan hingga server bisa berfungsi kembali dan website yang tersambung dengan server tersebut kan mengalami down-time selama server rusak.

Cloud Hosting
Agak mirip dengan shared hosting, cloud hosting juga dipakai oleh beberapa pengguna sekaligus. Bedanya, cloud hosting tidak memerlukan ruangan dingin untuk menampung mesin server dan para pengguna hosting tidak hanya mengandalkan satu server. Yap, pengguna cloud hosting dilayani oleh beberapa server yang saling tersambung sehingga ketika salah satu server mengalami kerusakan, server lainnya akan segera mengambil alih hosting tersebut dan durasi down-time yang dihabiskan sebuah website akan terpangkas banyak. Inilah kelebihan cloud hosting yang membuat harganya sedikit lebih tinggi ketimbang shared hosting. Cloud hosting akan cocok jika website-mu mempunyai traffic yang sedang hingga lumayan tinggi.

Baca Juga :Monetisasi Blog Di Tahun 2020

Virtual Private Server (VPS) Hosting
VPS dapat dianggap sebagai titik tengah antara cloud hosting dan dedicated server. Sebab, pengguna bisa menggunakan server yang mempunyai fungsi mirip dengan dedicated server namun dengan harga semurah cloud atau shared hosting. Kelebihan lain VPS yaitu setiap pengguna mempunyai akses root ke ruang virtual sendiri sehingga akan lebih aman jika kamu berniat menggunakan hosting yang satu ini.

Dedicated Server
Dedicated server menawarkan kontrol maksimal atas server hosting yang digunakan oleh website-mu. Artinya, kamu menguasai seluruh channel hosting yang disediakan oleh server tersebut. Dedicated server akan cocok untukmu jika website yang kamu kelola mempunyai traffic yang sangat tinggi. Namun, jika memutuskan untuk menggunakan dedicated server, pastikan kamu telah menyiapkan budget yang jauh lebih tinggi daripada ketiga jenis hosting di atas.

Ingat, memahami jenis hosting adalah salah satu faktor penting yang perlu kamu perhatikan ketika mempelajari cara membuat website. Ibarat developer rumah, hosting akan menyediakanmu sejumlah space untuk membangun “rumah”mu, yaitu website. Oleh karena itu, kamu juga perlu memerhatikan kualitas hosting dengan mengecek kecepatan dan keamanan, serta hasil testimoni dari para pengguna.

Apa Saja yang Perlu Diperhatikan Ketika Memilih Hosting?
Agar dapat memenuhi kelayakan kualitas “lingkungan” untuk membangun website, kamu memerlukan penyedia hosting yang mempunyai reputasi bagus dengan produk hosting yang aman dan berkualitas. Aman, agar data yang kamu simpan terhindar dari hacker dan virus berbahaya. Berkualitas mencakup berbagai kelebihan, seperti kecepatan loading halaman website, layanan prima 24/7, dan kemudahan recovery ketika data yang kamu simpan tiba-tiba hilang atau tidak sengaja terhapus.

Panduan Membeli Hosting
Menggunakan hosting dengan jenis cloud hosting. Selain lebih cepat dan mudah digunakan, cloud hosting tidak memangkas biaya terlalu tinggi jika dibandingkan dengan VPS atau dedicated server dan hanya selisih sedikit dengan harga shared hosting. Tak hanya itu, ketika kamu mengalami kesulitan atau kendala selama pengelolaan website menggunakan layanan hosting di  Ninja Support 24/7 akan selalu siap membantumu.

Monetisasi Blog Di Tahun 2020 Monetisasi Blog Di Tahun 2020

redspiral.net Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Monetisasi Blog Di Tahun 2020. Beberapa artikel yang akan kami sajikan untuk anda kali ini ,bisa sangat membantu apabila anda ingin mencari informasi yang berikaitan mengenai Monetisasi Blog Di Tahun 2020 Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Monetisasi Blog Di Tahun 2020

Tips Monetisasi Blog
1. Program Afiliasi
Program afiliasi adalah kerja sama website dengan sebuah perusahaan untuk mempromosikan produk mereka dan mendapatkan komisi untuk setiap transaksi. Besar komisi yang akan didapatkan bervariasi, tergantung kebijakan setiap perusahaan. Selain itu, kamu juga berkesempatan untuk mendapatkan materi promosi yang bisa kamu gunakan pula sebagai sarana mempelajari cara memasang iklan di kemudian hari.

Bentuk kerja sama program afiliasi biasanya berupa referral code yang akan didapatkan saat bergabung. Referral code ini berfungsi untuk mendeteksi pembeli sehingga ketika ada calon pembeli yang mengetikkan kode atau mengklik link yang kamu lampirkan di website, referral code dari website-mu akan langsung terdeteksi sebagai sumbernya. Tak hanya website, referral code juga bisa dibagikan melalui media sosial, tergantung bagaimana perjanjianmu dengan perusahaan tersebut.

Tip: Pilih jenis program afiliasi yang sesuai dengan niche website-mu dan pastikan kamu menyediakan konten berkualitas yang relevan.

2. Iklan Konteksual
Iklan kontekstual adalah iklan yang ditayangkan berdasarkan konteks atau konten yang ditampilkan di halaman website. Format yang ditampilkan beragam, mulai dari tampilan grafis, teks hingga video yang bisa kamu tempatkan di mana pun sesuai layout website-mu. Saat ini, jenis iklan konteksual yang paling sering kita dengar adalah Google Adsense.

Tidak seperti program afiliasi yang langsung memberikan komisi sekian persen setiap kali transaksi, nominal komisi iklan kontekstual biasanya agak kecil dan memerlukan waktu yang cukup lama agar bisa benar-benar menghasilkan. Sistem penghitungannya juga berbeda-beda, ada yang per klik, ada pula yang berdasarkan jumlah impresi atau seberapa banyak iklanmu dilihat oleh pengunjung website. Namun, jika traffic website-mu bagus, kamu bisa dengan mudah menghasilkan uang dari jenis iklan ini.

Sayangnya, pemilik website tidak memiliki kontrol penuh terhadap jenis iklan apa saja yang akan muncul sehingga hal ini kerap menjadi masalah. Mungkin ada beberapa iklan yang bisa diblokir, tapi tetap saja pemilik website tak bisa memilih iklan yang sangat mirip dengan topik. Ini karena Google tidak hanya memakai topik utama website sebagai parameter, tapi juga kata kunci dari hasil pencarian di Google Search.

Meskipun kamu bisa menempatkan iklan di mana pun di website-mu, tapi jangan sampai iklanmu sampai memenuhi halaman website. Selain itu, sebaiknya kamu jangan mengklik iklan yang tampil atau meminta temanmu untuk membantu menambahkan klik karena itu menyalahi peraturan Google Adsense. Jika kamu melakukannya, website-mu terancam mendapat penalti.

Tip: Jangan memasang iklan terlalu banyak agar pembacamu tidak merasa terganggu.

3. Menyewakan Ruang
Kamu juga bisa menggunakan space di website dan mailing list untuk menghasilkan uang. Caranya adalah dengan menyewakan ruang tersebut kepada pengiklan, biasanya banner atau widget di sidebar. Keuntungannya adalah pemilik website bisa menentukan tarif sendiri dan iklan apa saja yang akan tampil.

Namun, sebelum menyewakan ruang untuk iklan, pastikan website-mu sudah mempunyai kredibilitas yang baik. Pasalnya, pengiklan juga ingin mengetahui website apa yang nantinya akan menayangkan iklan mereka. Jadi, perhatikan kualitas konten serta tampilan dan aksesibilitas layout website-mu, ya!

Tip: Siapkan media kit dengan laporan lengkap statistik blog pada website dan perbarui data tersebut setiap bulannya.

4. Sponsorship
Sponsorship adalah jenis iklan yang paling menggiurkan sekaligus paling sulit didapat. Pengertian mudahnya, seorang pemilik website bekerja sama dengan pengiklan untuk mempromosikan produk tertentu. Misalnya, pengiklan memberi kita sejumlah uang atau penawaran untuk menjadi sponsor dari website-mu.

Bentuk kerja sama lainnya yaitu pengiklan bisa menjadi sponsor dari lomba atau giveaway yang kamu adakan. Beberapa hal yang bisa kamu tawarkan sebagai keuntungan yang diperoleh sponsor adalah penempatan logo di setiap media promosi, penulisan nama brand dalam setiap artikel, atau dalam bentuk adlibs, yaitu penyebutan sponsorship partners dalam suatu acara, mirip seperti yang sering muncul di televisi atau radio. Yap, kamu bisa menambahkan kegiatan penyebutan brand ini dalam keuntungan yang diterima oleh calon pemberi sponsor.

Sama seperti ketika menyewakan ruang di website, sponsorhip menuntut track record yang bagus, dibuktikan dengan statistik traffic website. Dari mana mendapatkan sponsorship? Bisa dari pengiklan yang datang langsung kepadamu atau kamu bisa menjemput bola dengan cara memikat para pengiklan. Sumber lainnya adalah agensi atau pihak ketiga yang mempertemukan pengiklan dan pemilik website.

Bentuk lain dari sponsorship adalah sponsored post. Pengiklan akan meminta artikel mereka diunggah ke website-mu (content placement) atau memintamu menuliskan artikel sesuai dengan syarat dan ketentuan mereka. Artikel yang mereka sediakan biasanya berisi kata kunci tertentu yang harus dilampirkan bersamaan dengan link yang mereka berikan (hyperlink).

Namun, apakah artikel yang kamu tulis nantinya akan penuh dengan kalimat iklan? Agar bisa menjawab pertanyaan ini, kamu perlu mengetahui dua jenis cara beriklan yang biasa dilakukan melalui media internet, yakni hard-selling dan soft-selling. Hard-selling adalah teknik penjualan yang dilakukan secara eksplisit dengan kalimat ajakan secara langsung, seperti “beli sekarang”, “segera lakukan pemeesanan”, dan sebagainya. Di sisi lain, soft-selling melontarkan kalimat-kalimat iklan yang disebutkan atau ditulis secara tidak langsung, biasanya soft-selling diawali dengan sebuah kisah, kasus, atau ilustrasi sebelum menyebutkan produk yang ditawarkan.

Selain itu, jika kamu bertanya-tanya apakah artikel bersponsor ini akan membuat website-mu dianggap spam atau tidak, itu semua kembali pada dirimu. Berdasarkan aturan Google, tak banyak link yang bisa kamu sematkan pada sebuah artikel, oleh karena itu kamu harus memahami bagaimana struktur artikelmu nantinya. Tak hanya jumlah link, pastikan pula kamu menautkan link dari artikelmu ke halaman website yang aman dan kredibel.

Tip: Unggahan blog akan lebih menarik jika kamu menggunakan teknik soft-selling.

5. Produk Gratis
Cara ini biasanya disebut sebagai kegiatan endorsement, yaitu ketika sebuah perusahaan atau brand memberikan produk mereka kepada influencer (dalam konteks ini pemilik website) untuk diulas. Beberapa produk yang diberikan bisa saja dalam bentuk makanan, produk pangan, tiket perjalanan atau kegiatan hiburan, sampai fasilitas hosting dan domain.

Jangan lupa, ketika mengulas sebuah barang atau jasa, ulaslah dengan jujur. Tidak perlu memberikan pujian berlebihan, juga tidak perlu mencela berlebihan jika produknya tidak sesuai dengan ekspektasimu. Peraturan yang sama juga berlaku untuk monetisasi blog di website, jadi pastikan kamu melengkapi website dengan ketentuan yang menjelaskan penerimaan sponsorship dalam bentuk imbalan produk gratis untuk ulasan darimu.

Tip: Ketika mengulas sebuah produk, berikan testimoni yang jujur. Alih-alih hanya menjual produk, lebih baik juallah manfaatnya kepada pembaca website-mu.

Baca Juga :Perbedaan Hosting Domain Dan Server

6. Menjual Produk
Beberapa pemilik website memulai monetisasi blog website dengan mempromosikan produk dari pengiklan atau melalui program afiliasi, kemudian mulai menjual produk mereka sendiri. Mengingat ketika sebuah blog semakin berkembang, maka konten blognya pun semakin berkualitas, langkah ini bisa dianggap sebagai suatu perkembangan alami. Konten inilah yang kemudian bisa dikembangkan dan dikonversi ke produk yang bisa dijual. Misalnya, ebook, video tutorial, dan sebagainya.

Menjual produk sendiri bisa meningkatkan penghasilan karena sudah jelas keuntungan akan 100% menjadi milikmu. Bersamaan dengan ini, kamu juga akan semakin memahami bagaimana proses menjual produk melalui website. Bahkan kamu bisa membuka program afiliasimu sendiri dan membayar pemilik website lain ketika mereka bersedia menayangkan iklan dari brand milikmu.

Tip: Jangan lupa, juallah produk yang bermanfaat bagi pembacamu, ya!

7. Membership/Keanggotaan
Tergantung seberapa bernilainya informasi atau konten yang kamu sajikan di website, kamu berkesempatan untuk mengaktifkan membership atau keanggotaan di website-mu. Alih-alih menawarkan produk yang sama kepada orang yang berbeda dari waktu ke waktu, membership justru menjual produk yang berbeda kepada orang yang sama dari waktu ke waktu. Maksudnya, ketika seorang pengguna telah mendaftarkan diri untuk menjadi member, kamu tak perlu menjaring terlalu banyak pelanggan lagi, tapi kamu bisa mulai memfokuskan diri untuk meningkatkan kualitas konten sehingga apa yang telah “dibeli” oleh pelangganmu setimpal dengan apa yang mereka terima.

Tantangannya adalah bagaimana menyediakan konten reguler yang memberikan manfaat sekaligus dapat memikat calon member baru. Namun, jika bisa mempertahankan keanggotaan member, mungkin keuntungan dari website bisa menjadi sumber penghasilan utamamu. Anggap saja kamu punya 300 orang anggota yang membayar Rp100 ribu per bulan, maka setiap bulan kamu bisa mendapatkan penghasilan sebanyak 30 juta rupiah. Cukup menggoda, bukan?

Tip: Penting untuk memelihara engagement dengan pembaca dan anggota di website-mu. Berikan manfaat yang sekiranya setimpal dengan biaya yang mereka bayarkan.

Perbedaan Hosting Domain Dan Server Perbedaan Hosting Domain Dan Server

redspiral.net Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Perbedaan Hosting Domain Dan Server. Beberapa artikel yang akan kami sajikan untuk anda kali ini ,bisa sangat membantu apabila anda ingin mencari informasi yang berikaitan mengenai Perbedaan Hosting Domain Dan Server Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Perbedaan Hosting Domain Dan Server

Hosting
Hosting merupakan tempat untuk menyimpan data yang biasa ada di komputer. Ia memiliki bentuk secara fisik yang disebut sebagai server. Perbedaan hosting dengan sercer, yaitu server bekerja layaknya komputer biasa. Ada hard disk, RAM hingga prosesor, yang bentuk dan ukurannya disesuaikan untuk disimpan di rack server.

Server hosting harus selalu disimpan di data center yang tentunya memiliki listrik dan cadangan listrik seperti UPS. Server hosting inilah yang digunakan oleh para pemilik website untuk menjadi bank data dari mereka, maka dari itu harus terhubung dengan jaringan internet berkecepatan tinggi sehingga bisa diakses secara bersamaan, kapan pun dan oleh siapa pun dari seluruh dunia.

Khusus hosting untuk website, biasa disebut dengan web hosting. Server untuk web hosting dilengkapi dengan sistem operasi dan juga software. Tujuannya agar bisa menjalankan web dan bisa terus beroperasi tanpa terkecuali.

Jadi, secara garis besar, ketika kamu mau membeli atau menyewa hosting, maka yang kamu dapatkan adalah jasa penyimpanan data yang nantinya dipakai untuk website milik kamu, dari segi teks, video, audio, gambar, file dan lainnya. Kamu bisa mengetahui berbagai jenis hosting yang paling tepat untuk kamu di sini.

Domain
Domain adalah nama yang sudah ditentukan dan diatur oleh sebuah badan telekomunikasi. Nama yang ada di dalam domain adalah nama yang kamu pilih sebagai alamat dari website kamu sendiri. Nama domain adalah nama yang akan mengirim pesan ke alamat IP server hosting. Jadi, saat kamu menulis nama domain di address bar, yang sebenarnya kamu akses adalah server IP yang akan kamu tuju.

Biasanya, ketika kamu membeli domain, kamu sebenarnya hanya menyewa nama saja. Pada dasarnya, saat kamu hanya mempunyai nama domain, itu bukan berarti kamu segera memiliki website karena ada beberapa hal yang harus kamu miliki.

Baca Juga :Tips Memilih Nama Domain Untuk Website

Setelah membaca penjelasan mengenai perbedaan hosting, domain, dan server di atas, coba ingat lagi di mana tempat untuk menyimpan data-data di dalam website kamu? Tentu saja dengan memiliki hosting. Kamu juga harus menyewa hosting agar bisa memunculkan website kamu di dalam setiap browser yang mengaksesnya.

Kesimpulannya, hosting adalah tempat penyimpanan data. Sedangkan, server adalah kumpulan hardware yang mendukung kinerja hosting. Sementara itu, domain adalah nama atau alamat website kamu, bisa disebut juga identitas untuk mengakses website kamu dengan mudah. Kamu tidak akan bisa memiliki website tanpa ketiganya karena semuanya saling berkesinambungan dan saling bergantung satu sama lain.

Server
Server adalah sebuah sistem komputer yang menyediakan layanan tertentu dalam satu jaringan komputer. Tidak hanya berbentuk sebagai perangkat lunak, server juga memiliki bentuk perangkat keras. Ada prosesor dan RAM yang menjalankan sebuah sistem operasi khusus, biasanya disebut sebagai network operating system.

Selain itu, server juga menjalankan perangkat lunak yang bisa mengontrol akses untuk masuk ke dalam jaringan dan sumber daya yang terdapat di dalamnya. Server juga memiliki berbagai macam jenis yang biasa disesuaikan dengan kebutuhan kamu.

Secara garis besar, server akan bekerja ketika ada permintaan dari klien. Klien di sini adalah browser yang biasa kamu pakai. Bisa Chrome, Mozilla Firefox, Internet Explorer, Safari, hingga Opera. Ketika kamu mengetik sebuah alamat website, maka akan menyebut domain juga. Server segera merespon permintaan kamu dan mengirimkan kembali isi website ke dalam komputer kamu sehingga kamu bisa mengaksesnya.